Kelabui Penjual Rokok dengan Uang Palsu, S Ditangkap Polisi

Home / Berita / Kelabui Penjual Rokok dengan Uang Palsu, S Ditangkap Polisi
Kelabui Penjual Rokok dengan Uang Palsu, S Ditangkap Polisi Kapolres Jember AKBP Kusworo Wibowo (kanan) menunjukkan barang bukti uang palsu dan pelaku S (baju oranye). (FOTO: Dody Bayu Prasetyo/TIMES Indonesia)

TIMESKENDARI, JEMBER – Lagi, pelaku peredaran uang palsu (upal) kembali digulung Polres Jember, Jawa Timur. Pelaku yang berinisial S, warga Lumajang tidak berkutik saat ditangkap polisi usai melakukan transaksi dengan menggunakan upal di Kecamatan Jombang, Jember, Senin malam (16/4/2018).

Kapolres Jember AKBP Kusworo Wibowo mengatakan bahwa pelaku langsung dibawa ke Polres Jember bersama sejumlah barang bukti yang disita dari tangan pelaku.

Di antaranya, uang palsu pecahan Rp 20 ribu sebanyak 101 lembar, uang asli Rp 20 ribu sebanyak 4 lembar, mesin cetak, kertas, dan gunting.

"Modus operandi pelaku adalah dengan membeli rokok seharga Rp 32 ribu dengan menggunakan uang palsu Rp 20 ribu dan sisanya pakai uang asli," terang Kusworo saat menggelar jumpa pers di halaman Polres Jember, Selasa, (17/4/2018).

Kusworo menerangkan bahwa mencampur uang asli dengan upal saat bertransaksi merupakan upaya pelaku untuk mengelabui korbannya.

Namun sial bagi pelaku, korbannya rupanya cukup jeli dalam membedakan uang asli dan palsu yang diterimanya. Sehingga korban langsung melaporkan pelaku ke polisi.

"Pelaku baru menjalani aksinya semalam. Sehingga uang palsu yang baru dipakai baru satu lembar Rp 20 ribu," ungkap Kusworo. 

Dia menyebut bahwa S merupakan pelaku tunggal dalam kasus upal itu. "Tidak ada pesanan dari siapapun. Pelaku tidak memiliki pekerjaan," ucapnya.

Atas perbuatannya, pelaku pembuat dan penyebar uang palsu tersebut dijerat pasal berlapis. Yakni Pasal 36 Undang-Undang (UU) Nomor 7 tahun 2011 Tentang Mata Uang jo Pasal 245 KUHP. "Ancamannya 15 tahun penjara," tegas orang nomor satu di Polres Jember tersebut. (*) 

Baca Berita Peristiwa dan Politik terbaru di Indonesia dan luar negeri lainnya hanya di TIMES Indonesia.

Berita Lainnya

Komentar

Top
satriamedia.com